Peduli StuntingPeduli Stunting
PetaDataPrediksiTracker
MasukDaftar

UJI SKENARIO

Simulasi risiko stunting

Ubah dan geser slider indikator prediktor wilayah.

Wilayah
Tahun

HASIL PREDIKSI

Tinggi

Data aktual: Sedang

KEYAKINAN MODEL

  • Rendah5.8%
  • Sedang39.5%
  • Tinggi54.7%

Bentuk umum

Prediksi (logit kumulatif lokal)

Peluang tiap kelas = selisih peluang kumulatif: P(Rendah) = P(Y≤1), P(Sedang) = P(Y≤2) − P(Y≤1), P(Tinggi) = 1 − P(Y≤2).
P(Yi≤j∣si,ti)=expit⁡ ⁣(αj(si,ti)+∑k=120βk(si,ti) gk(xik)−μkσk),j=1,2P(Y_i \le j \mid s_i, t_i) = \operatorname{expit}\!\left( \alpha_j(s_i, t_i) + \sum_{k=1}^{20} \beta_k(s_i, t_i)\, \frac{g_k(x_{ik}) - \mu_k}{\sigma_k} \right),\quad j = 1, 2P(Yi​≤j∣si​,ti​)=expit(αj​(si​,ti​)+k=1∑20​βk​(si​,ti​)σk​gk​(xik​)−μk​​),j=1,2
(α^(si,ti), β^(si,ti))=arg⁡min⁡α,β{−∑l=1nwil ℓl(α,β)+λ(ϑ∥β∥1+1−ϑ2∥β∥22)}\big(\hat\alpha(s_i,t_i),\, \hat\beta(s_i,t_i)\big) = \arg\min_{\alpha,\beta}\left\{ -\sum_{l=1}^{n} w_{il}\,\ell_l(\alpha,\beta) + \lambda\left(\vartheta\lVert\beta\rVert_1 + \tfrac{1-\vartheta}{2}\lVert\beta\rVert_2^2\right) \right\}(α^(si​,ti​),β^​(si​,ti​))=argα,βmin​{−l=1∑n​wil​ℓl​(α,β)+λ(ϑ∥β∥1​+21−ϑ​∥β∥22​)}
wil=(1−dil2bi2)2⋅exp⁡ ⁣(−(ti−tl)22ht2τi2),dil<biw_{il} = \left(1 - \frac{d_{il}^2}{b_i^2}\right)^2 \cdot \exp\!\left(-\frac{(t_i - t_l)^2}{2 h_t^2 \tau_i^2}\right),\quad d_{il} < b_iwil​=(1−bi2​dil2​​)2⋅exp(−2ht2​τi2​(ti​−tl​)2​),dil​<bi​
Arti simbol
expit⁡\operatorname{expit}expit
Fungsi logistik yang mengubah skor menjadi peluang 0–100%.
YiY_iYi​
Status stunting wilayah i: ordinal Rendah, Sedang, atau Tinggi.
αj(si,ti)\alpha_j(s_i, t_i)αj​(si​,ti​)

Peluang kumulatif tiap kelas adalah fungsi expit (logistik) dari ambang lokal alfa ditambah jumlah indikator yang sudah distandardisasi dikali bobot lokal beta. Kelas dengan peluang terbesar menjadi prediksi.

Bentuk lokal — Aceh Barat, 2024

Koefisien β identik di kedua baris (proportional odds); hanya intersep α yang berbeda.

Xₖ adalah nilai indikator yang sudah distandardisasi. Model memakai 11 dari 20 indikator (sisanya berkoefisien 0).

logit P(Y ≤ Rendah) = -0.03 − 0.35 X1 + 0.00 X2 + 0.00 X3 + 0.00 X4 + 0.27 X5 + 0.67 X6 + 0.00 X7 + 0.00 X8 − 0.54 X9 + 0.00 X10 + 0.00 X11 − 0.10 X12 − 0.05 X13 + 0.00 X14 + 0.00 X15 + 0.49 X16 − 0.43 X17 − 0.39 X18 − 0.33 X19 + 0.08 X20
logit P(Y ≤ Sedang) = 2.56 − 0.35 X1 + 0.00 X2 + 0.00 X3 + 0.00 X4 + 0.27 X5 + 0.67 X6 + 0.00 X7 + 0.00 X8 − 0.54 X9 + 0.00 X10 + 0.00 X11 − 0.10 X12 − 0.05 X13 + 0.00 X14 + 0.00 X15 + 0.49 X16 − 0.43 X17 − 0.39 X18 − 0.33 X19 + 0.08 X20
Sosial-Ekonomi
X1 Persentase Penduduk Miskin (P0)
Persentase Penduduk Miskin (P0)17,6 %2,23 – 42,03
X2 Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1)Tidak dipakai
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1)3,02 indeks0,11 – 14,87
X3 Indeks Keparahan Kemiskinan (P2)Tidak dipakai
Indeks Keparahan Kemiskinan (P2)0,75 indeks0,01 – 8,12
X4 Garis Kemiskinan (Rupia/kapita/bulan)Tidak dipakai
Garis Kemiskinan (Rupia/kapita/bulan)644.009 Rp/kapita/bulan253.877 – 1.179.015
X5 PDRB Atas Dasar Harga Konstan (Milyar Rupiah)
PDRB Atas Dasar Harga Konstan (Milyar Rupiah)8.682,52 Miliar Rp147,48 – 532.549,57
X6 Pengeluaran per Kapita Disesuaikan (Ribu Rupiah/Orang/Tahun)
Pengeluaran per Kapita Disesuaikan (Ribu Rupiah/Orang/Tahun)10.548 Ribu Rp/orang/tahun3.976 – 25.573
X7 Indeks Pembangunan ManusiaTidak dipakai
Indeks Pembangunan Manusia73,69 indeks (0-100)32,84 – 88,77
Pendidikan
X8 Rata-rata Lama Sekolah (Tahun)Tidak dipakai
Rata-rata Lama Sekolah (Tahun)9,99 tahun1,42 – 13,1
X9 Harapan Lama Sekolah (Tahun)
Harapan Lama Sekolah (Tahun)14,93 tahun3,87 – 17,94
Gender
X19 Indeks Pembangunan Gender (IPG)
Indeks Pembangunan Gender (IPG)86,67 indeks53,72 – 99,56
X20 Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)
Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)59,59 indeks22,91 – 89,29
Kesehatan
X10 Angka Harapan Hidup Laki-laki (Tahun)Tidak dipakai
Angka Harapan Hidup Laki-laki (Tahun)66,54 tahun53,71 – 76,4
X11 Angka Harapan Hidup Perempuan (Tahun)Tidak dipakai
Angka Harapan Hidup Perempuan (Tahun)70,52 tahun57,03 – 80,38
X12 Proporsi Perempuan Pernah Kawin 15-49 tahun yang Melahirkan Anak Lahir Hidup Yang Pertama Kali Berumur Kurang dari 20 tahun
Proporsi Perempuan Pernah Kawin 15-49 tahun yang Melahirkan Anak Lahir Hidup Yang Pertama Kali Berumur Kurang dari 20 tahun0,196 %0,04 – 0,54
X13 Proporsi Perempuan Pernah Kawin 15-49 tahun yang Pernah Melahirkan Anak Lahir Hidup dalam 2 Tahun Terakhir Tidak di Fasilitas Kesehatan
Proporsi Perempuan Pernah Kawin 15-49 tahun yang Pernah Melahirkan Anak Lahir Hidup dalam 2 Tahun Terakhir Tidak di Fasilitas Kesehatan0 %0 – 1
Konsumsi dan Ketahanan Pangan
X14 Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Persen)Tidak dipakai
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Persen)8,41 %0,65 – 80,32
X15 Indeks Ketahanan PanganTidak dipakai
Indeks Ketahanan Pangan78,27 indeks (0-100)14,14 – 96,37
X16 Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Telur dan Susu
Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Telur dan Susu6.195 Rp/kapita/minggu1.357,81 – 20.393,61
X17 Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Ikan
Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Ikan30.571 Rp/kapita/minggu154 – 57.251,02
X18 Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Rokok dan Tembakau
Rata-rata Pengeluaran Perkapita Seminggu Menurut Kelompok Rokok dan Tembakau30.301 Rp/kapita/minggu295,52 – 78.460,31

Hasil model untuk wilayah ini belum sepenuhnya stabil.

HASIL PREDIKSI

Tinggi

Data aktual

Sedang

Tentang model prediksi

Model ini membaca pola antarwilayah dan antarwaktu untuk memperkirakan kategori stunting.

Seberapa baik modelnya?

Diuji menggunakan data validasi yang tidak dipakai saat pelatihan.

  • Akurasi

    0.716

    Menunjukkan seberapa sering prediksi model sesuai dengan kategori aktual pada data validasi.

  • Quadratic Weighted Kappa

    0.696

    Mengukur kecocokan prediksi dengan data aktual. Kesalahan yang jauh dihitung lebih berat.

  • Mean Absolute Error

    0.287

    Rata-rata jarak antara kategori prediksi dan kategori aktual. Makin kecil, makin baik.

Dibandingkan dengan model lain

  • Ordinal Logistic RegressionAkurasi 0.589 · QWK 0.53
  • Elastic Net Ordinal Logistic RegressionAkurasi 0.589 · QWK 0.52
  • Geographically Weighted Ordinal Logistic RegressionAkurasi 0.640 · QWK 0.61
  • Geographically and Temporally Weighted Ordinal Logistic RegressionAkurasi 0.642 · QWK 0.61
  • Geographically and Temporally Weighted Elastic Net Ordinal Logistic Regression (bandwidth tetap)Akurasi 0.659 · QWK 0.64
  • Geographically and Temporally Weighted Elastic Net Ordinal Logistic Regression (bandwidth adaptif)Dipakai di siniAkurasi 0.716 · QWK 0.70

Sumber data: Prevalensi stunting: SSGI/SKI Kemenkes. Indikator sosial-ekonomi, pendidikan, kesehatan, pangan, dan gender: BPS RI.

© 2026 Kairos Abinaya Susanto

Dua ambang lokal (j = 1, 2) pemisah Rendah | Sedang | Tinggi, khusus wilayah-tahun (sᵢ, tᵢ).
βk(si,ti)\beta_k(s_i, t_i)βk​(si​,ti​)
Koefisien indikator ke-k, khusus wilayah-tahun; bisa tepat nol bila terseleksi keluar oleh elastic net.
gk(xik)−μkσk\dfrac{g_k(x_{ik}) - \mu_k}{\sigma_k}σk​gk​(xik​)−μk​​
Indikator ke-k yang ditransformasi (gₖ) lalu distandardisasi dengan mean μₖ dan simpangan baku σₖ.
si, tis_i,\ t_isi​, ti​
Lokasi (sᵢ) dan tahun (tᵢ) titik fokus; koefisien dihitung ulang untuk tiap kombinasi wilayah-tahun.
wilw_{il}wil​
Bobot ruang-waktu observasi l terhadap titik fokus i, hasil kali bobot spasial dan temporal.
ℓl\ell_lℓl​
Kontribusi log-likelihood logit kumulatif dari observasi l.
λ\lambdaλ
Kekuatan penalti elastic net; makin besar makin banyak koefisien disusutkan ke nol.
ϑ\varthetaϑ
Proporsi campuran LASSO (L1) terhadap Ridge (L2); ϑ = 1 berarti LASSO penuh.
∥β∥1, ∥β∥22\lVert\beta\rVert_1,\ \lVert\beta\rVert_2^2∥β∥1​, ∥β∥22​
Norma L1 dan L2 koefisien, dua komponen penalti elastic net.
dil, bid_{il},\ b_idil​, bi​
Jarak haversine antarwilayah (dᵢₗ) dan bandwidth spasial adaptif bᵢ = jarak ke tetangga ke-k (≈412).
ht, τih_t,\ \tau_iht​, τi​
Bandwidth temporal (hₜ) dan skala jarak waktu τᵢ pada kernel Gaussian temporal.